Minggu, 27 Maret 2011

Pengertian, Definisi, Macam, Jenis dan Penggolongan Industri di Indonesia


I.      Definisi dan Pengertian Industri
       Industri adalah suatu usaha atau kegiatan pengolahan bahan mentah atau barang setengah
jadi menjadi barang jadi barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan.
Usaha perakitan atau assembling dan juga reparasi adalah bagian dari industri. Hasil industri tidak
hanya berupa barang, tetapi juga dalam bentuk jasa.

II.      Jenis / Macam-macam Industri Berdasarkan Tempat Bahan Baku
      1.      Industri ekstraktif
      Industri ekstraktif adalah industri yang bahan baku diambil langsung dari alam sekitar.
      Contoh : pertanian, perkebunan, perhutanan, perikanan, peternakan, pertambangan, dan lain lain.
      2.      Industri nonekstaktif
      Industri nonekstaktif adalah industri yang bahan baku didapat dari tempat lain selain alam sekitar.
      3.      Industri fasilitatif
      Industri fasilitatif adalah industri yang produk utamanya adalah berbentuk jasa yang dijual kepada
      para konsumennya.
      Contoh : Asuransi, perbankan, transportasi, ekspedisi, dan lain sebagainya


III.      Golongan / Macam-macam Industri Berdasarkan Besar Kecil Modal
      1.      Industri padat modal
      adalah industri yang dibangun dengan modal yang jumlahnya besar untuk kegiatan operasional
      maupun pembangunannya.
      2.      Industri padat karya
      adalah industri yang lebih dititik beratkan pada sejumlah besar tenaga kerja atau pekerja dalam
      pembangunan serta pengoperasiannya.

IV.      Jenis-jenis / Macam Industri Berdasarkan Klasifikasi atau Penjenisannya 
        (Berdasarkan SK Menteri Perindustrian No.19/M/I/1986)
      1.      Industri kimia dasar
      contohnya seperti industri semen, obat-obatan, kertas, pupuk, dsb.
      2.      Industri mesin dan logam dasar
      misalnya seperti industri pesawat terbang, kendaraan bermotor, tekstil, dll.
      3.      Industri kecil
      Contoh seperti industri roti, kompor minyak, makanan ringan, es, minyak goreng curah, dll
      4.      Aneka industri
      misal seperti industri pakaian, industri makanan dan minuman, dan lain-lain.

V.      Jenis-jenis / Macam Industri Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja
      1.      Industri rumah tangga
      Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 1-4 orang.
      2.      Industri kecil
      Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 5-19 orang.
      3.      Industri sedang atau industri menengah
      Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 20-99 orang.
      4.      Industri besar
      Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 100 orang atau lebih.

VI.      Pembagian / Penggolongan Industri Berdasakan Pemilihan Lokasi
      1.      Industri yang berorientasi atau menitikberatkan pada pasar (market oriented industry)
      Adalah industri yang didirikan sesuai dengan lokasi potensi target konsumen. Industri jenis ini
      akan mendekati kantong-kantong di mana konsumen potensial berada. Semakin dekat ke
      pasar akan semakin menjadi lebih baik.
      2.      Industri yang berorientasi atau menitikberatkan pada tenaga kerja / labor (man power oriented
            industry)
      Adalah industri yang berada pada lokasi di pusat pemukiman penduduk karena bisanya jenis
      industri tersebut membutuhkan banyak pekerja / pegawai untuk lebih efektif dan efisien.
      3.      Industri yang berorientasi atau menitikberatkan pada bahan baku (supply oriented industry)
      Adalah jenis industri yang mendekati lokasi di mana bahan baku berada untuk memangkas atau
      memotong biaya transportasi yang besar.

VII.      Macam-macam / Jenis Industri Berdasarkan Produktifitas Perorangan
      1.      Industri primer
      adalah industri yang barang-barang produksinya bukan hasil olahan langsung atau tanpa diolah
      terlebih dahulu
      Contohnya adalah hasil produksi pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, dan sebagainya.
      2.      Industri sekunder
      industri sekunder adalah industri yang bahan mentah diolah sehingga menghasilkan barang-
      barang untuk diolah kembali.
      Misalnya adalah pemintalan benang sutra, komponen elektronik, dan sebagainya.
      3.      Industri tersier
            Adalah industri yang produk atau barangnya berupa layanan jasa.
            Contoh seperti telekomunikasi, transportasi, perawatan kesehatan, dan masih banyak lagi yang
            lainnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar